INFO PENTING !!!

PEMERINTAH KABUPATEN SORONG TAHUN 2013/2014 HANYA MELAKUKAN PENGADAAN / TES SELEKSI CPNS MELALUI FORMASI TENAGA HONORER KATEGORI II DAN TIDAK MELAKUKAN PENGADAAN / TES SELEKSI CPNS MELALUI FORMASI UMUM / PELAMAR UMUM.....BKD TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEGALA SESUATU YANG MENGATASNAMAKAN PEJABAT NEGARA (BUPATI DAN WAKIL BUPATI) ATAU PEJABAT BKD..... UNTUK INFO LENGKAPNYA DAPAT MENGHUBUNGI BKD MELALUI KONTAK / LANGSUNG KE KANTOR BKD. TERIMA KASIH.
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 April 2011

Makna Lambang Korpri


Bentuk dasar lambang terdiri dari Pohon, Bangunan berbentuk balairung serta Sayap yang dilengkapi ornamennya. 


Pohon dengan 17 ranting, 8 dahan dan 45 daun, melambangkan perjuangan dimana fungsi dan peranan KORPRI sebagai Aparatur Negara RI yang dimulai sejak diproklamasikannya NKRI pada tanggal 17-8-1945. 


Bangunan berbentuk balairung  dengan lima tiang, melambangkan tempat dan wahana sebagai pemersatu seluruh anggota Korpri, perekat bangsa pada umumnya untuk mendukung Pemerintah RI yang stabil dan demokratis dalam upaya mencapai tujuan nasional dengan berdasarkan Pancasila dan Jatidiri, Kode Etik serta Paradigma Baru Korpri. 


Sayap yang besar dan kuat  ber-elar 4 di tengah dan 5 di tepi melambangkan pengabdian dan perjuangan Korpri untuk mewujudkan organisasi yang mandiri dan profesional dalam rangka mencapai cita-cita kemerdekaan Bangsa Indonesia yang luhur dan dinamis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. 

Sumber : korpspegawai republikindonesia .blogspot.com

SIAPKAH KITA MENJADI PEMIMPIN ?


SETIAP ORANG ADALAH PEMIMPIN
Pada dasarnya setiap orang adalah pemimpin, dan hampir seluruh waktu yang kita miliki digunakan untuk memimpin diri sendiri, baik di kehidupan rumah tangga maupun dalam berinteraksi dengan pekerjaan di kantor. Tidak ada seorang pun yang mampu mengatur dan menguasai diri kita sepenuhnya selain diri kita sendiri.


Meskipun kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri, namun kita tidak bisa lepas dari pengaruh orang lain. Dalam hidup kita, kita juga membutuhkan kepemimpinan orang lain agar kita tidak salah dalam melakukan pekerjaan yang diperintahkan kepada kita. Misalnya, kita membutuhkan kehadiran orang tua, guru, dosen, atasan, atau orang lain yang mampu mempengaruhi kita dalam proses pencapaian tujuan (goal) dalam hidup kita.